6 Kebiasaan Sepele Pemicu Stres yang Sering Dilakukan, Termasuk Konsumsi Kafein Berlebihan

0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

Ketika beban hidup menumpuk—mulai dari pekerjaan, hubungan, hingga urusan pribadi—tanpa sadar kita sering melakukan hal-hal yang justru memperburuk stres. Padahal, dengan sedikit penyesuaian kebiasaan, tekanan mental bisa lebih terkendali.

Menurut Dr. Kelly Brogan, psikiater holistik dari Manhattan dan penulis buku *A Mind of Your Own*, tuntutan untuk selalu tampil sempurna di era modern sering membuat orang terjebak dalam pola pikir yang justru memicu stres. Berikut enam kebiasaan yang tanpa disadari memperparah kecemasan, berdasarkan laporan *SELF Magazine* (4/8/2025).

6 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Memperparah Stres

1. Membayangkan Skenario Terburuk

Pernah merasa cemas karena membayangkan hal-hal buruk yang belum tentu terjadi? Kebiasaan ini disebut *catastrophizing*. Misalnya, khawatir berlebihan tentang bencana padahal tak ada tanda-tandanya. Brogan menyarankan untuk berhenti sejenak selama tiga menit sebelum bereaksi. “Dengan jeda, sistem saraf akan belajar merespons stres dengan lebih tenang,” jelasnya.

2. Mengabaikan Waktu Tidur

Mengorbankan jam tidur demi menyelesaikan pekerjaan justru kontraproduktif. “Tidur adalah kunci regulasi hormon dan respons peradangan tubuh,” kata Brogan. Kurang istirahat mengacaukan ritme alami hormon stres, memperburuk kondisi fisik dan mental.

3. Terlalu Banyak Makanan Cepat Saji

Meski praktis, makanan olahan tinggi gula bisa mengganggu keseimbangan kortisol (hormon stres). Brogan menyarankan untuk beralih ke protein tanpa lemak, sayuran, buah, dan lemak sehat seperti alpukat. “Lonjakan gula darah adalah stresor bagi tubuh,” tegasnya.

4. Terjebak dalam Penyesalan

Mengulang-ulang kesalahan masa lalu hanya menguras energi mental. Meditasi 10 menit bisa membantu memfokuskan pikiran pada saat ini. “Yoga kundalini efektif meski awalnya terasa tidak berpengaruh,” ujar Brogan.

5. Konsumsi Kafein Berlebihan

Kopi mungkin memberi energi instan, tetapi ketergantungan pada kafein justru menutupi kebutuhan tubuh untuk beristirahat. Jika stres meningkat, coba kurangi asupan kafein dan dengarkan sinyal tubuh.

6. Reaksi Emosional Spontan

Saat lelah atau frustasi, emosi mudah meledak. Brogan menekankan pentingnya berhenti sejenak sebelum bereaksi. “Dengan meditasi atau jeda singkat, kamu bisa merespons situasi dengan lebih bijak,” sarannya. Kebiasaan ini membantu menjaga ketenangan di tengah tekanan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related Posts

Mandiri, Berencana, dan Penuh Ambisi

Tidak ada konten yang dapat diproses atau disajikan ulang karena sumber informasi yang diberikan kosong. Untuk melanjutkan, diperlukan teks atau data awal yang jelas agar dapat diolah menjadi artikel dengan…

Dilema Ibu yang Memilih Lepas Karier demi Atasi Rasa Bersalah

Tidak ada konten yang dapat diekstraksi dari sumber yang diberikan. Informasi atau teks yang dimaksud tidak tersedia untuk diproses lebih lanjut. Jika Anda memiliki artikel atau teks lain yang ingin…

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

You Missed

Peluncuran Hasil Penulisan Ulang Nasional Bulan Ini

  • By Admin
  • December 5, 2025
  • 4 views
Peluncuran Hasil Penulisan Ulang Nasional Bulan Ini

Jalan Sempit Sawangan Depok Macet Parah Akibat Kesalahan Aplikasi Maps, Mobil Jeblos!

  • By Admin
  • December 5, 2025
  • 4 views
Jalan Sempit Sawangan Depok Macet Parah Akibat Kesalahan Aplikasi Maps, Mobil Jeblos!

9 WNI Korban Kebakaran Hong Kong Segera Dipulangkan, Ini Upaya Kemlu RI

  • By Admin
  • December 5, 2025
  • 3 views
9 WNI Korban Kebakaran Hong Kong Segera Dipulangkan, Ini Upaya Kemlu RI

Waspada! Gejala Meningitis Mirip Flu tapi Bisa Memburuk dalam Sehari

  • By Admin
  • December 5, 2025
  • 4 views
Waspada! Gejala Meningitis Mirip Flu tapi Bisa Memburuk dalam Sehari

5 Metode Pemeriksaan Kanker Leher Rahim yang Wajib Diketahui untuk Deteksi Dini

  • By Admin
  • December 5, 2025
  • 5 views
5 Metode Pemeriksaan Kanker Leher Rahim yang Wajib Diketahui untuk Deteksi Dini

Stigma vs. Masa Depan: Hambatan Nyata dalam Pencapaian Target Ending AIDS 2030

  • By Admin
  • December 5, 2025
  • 4 views
Stigma vs. Masa Depan: Hambatan Nyata dalam Pencapaian Target Ending AIDS 2030