Menteri Pendidikan Luncurkan *Interactive Flat Panel* untuk Perkuat Digitalisasi Sekolah
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, secara resmi meluncurkan *Interactive Flat Panel* (IFP) atau *smartboard* sebagai bagian dari program digitalisasi pembelajaran. Langkah ini merupakan realisasi janji Presiden Prabowo Subianto untuk memodernisasi sistem pendidikan melalui pemanfaatan teknologi. Program ini tidak hanya mencakup distribusi IFP, tetapi juga penyediaan laptop, materi pembelajaran digital, serta pelatihan bagi guru agar mampu mengoptimalkan perangkat tersebut.
Hingga pertengahan November 2025, sebanyak 172.550 unit IFP telah berhasil dipasang di sekolah-sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Sementara itu, 43.022 unit lainnya masih dalam tahap pengiriman. Pemerintah menargetkan seluruh 288.865 unit IFP akan terdistribusi sebelum 17 Desember 2025. Kebijakan ini didukung oleh Inpres Nomor 7 Tahun 2025 dan Perpres No 79 Tahun 2025, yang mengamanatkan revitalisasi fasilitas pendidikan dan percepatan transformasi digital di sektor pembelajaran.
IFP menawarkan pengalaman belajar yang lebih dinamis dibandingkan televisi konvensional. Fitur layar sentuhnya memungkinkan interaksi langsung antara guru dan siswa, sementara dukungan terhadap berbagai format konten—mulai dari teks, video, audio, hingga *augmented reality*—dirancang untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan efektif.







