Desainer Adidas Minta Maaf atas Tuduhan Jiplak Desain Sandal Tradisional Meksiko

0 0
Read Time:2 Minute, 2 Second

Adidas dan Desainer Willy Chavarria Dikritik karena Diduga “Menjiplak” Sandal Tradisional Meksiko

Koleksi terbaru Adidas bekerja sama dengan desainer Amerika Serikat, Willy Chavarria, menuai kecaman setelah meluncurkan sepatu bernama *Oaxaca Slip-On*. Produk ini dituding meniru *huaraches*, sandal anyaman kulit khas masyarakat Pribumi Meksiko, khususnya dari komunitas Zapotec di Villa Hidalgo Yalalag, Oaxaca. Pemerintah Meksiko bahkan menyebutnya sebagai bentuk “perampasan budaya”.

Dilaporkan oleh *NBC News*, sandal Adidas tersebut memiliki desain tali kulit yang nyaris identik dengan *huarache*, tetapi menggunakan sol tebal khas sepatu olahraga. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, turut menyoroti masalah ini.

“Perusahaan besar sering mengambil produk, ide, dan desain dari masyarakat Pribumi tanpa izin,” ujarnya dalam konferensi pers, seperti dikutip *BBC*. Sheinbaum menegaskan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi komunitas terdampak sekaligus mencegah kasus serupa di masa depan.

Di Oaxaca, pejabat setempat mendesak Adidas menarik produk tersebut dan meminta maaf secara terbuka. Gubernur Salomon Jara Cruz bahkan mengkritik alasan “inspirasi kreatif” yang digunakan perusahaan.

“Budaya tidak dijual, tetapi dihormati,” tegas Cruz dalam surat terbuka.

Bagi perajin lokal, masalah ini lebih dari sekadar plagiarisme. Viridiana Jarquin Garcia, pembuat *huaraches* di Oaxaca, menyebut produk Adidas sebagai “tiruan murah” yang mengikis tradisi.

“Seni kami perlahan hilang. Begitu pula warisan budaya kami,” ujarnya.

Permintaan Maaf Chavarria dan Tanggapan Adidas

Oaxaca Slip-On. Produk ini disebut sangat mirip dengan huaraches, sandal kulit tradisional yang dibuat oleh pengrajin Pribumi Meksiko

Willy Chavarria, desainer di balik *Oaxaca Slip-On*, menyampaikan penyesalan melalui pernyataan resmi.

“Saya menyesal karena desain ini tidak melibatkan kolaborasi langsung dengan komunitas Oaxaca,” katanya, seperti dilansir *BBC*. Chavarria mengklaim niat awalnya adalah menghormati budaya Oaxaca, tetapi mengakui bahwa prosesnya kurang melibatkan masyarakat setempat.

Adidas juga mengeluarkan permohonan maaf dan mengakui inspirasi desain berasal dari tradisi Yalalag. Perusahaan berjanji membuka dialog dengan komunitas untuk menghargai warisan budaya mereka.

Menurut *NBC News*, Adidas sedang berdiskusi dengan pemerintah Oaxaca untuk memberikan kompensasi kepada perajin yang karyanya diduga “dijiplak”. Wakil Menteri Kebudayaan Meksiko, Marina Nunez, menyebut pembicaraan tersebut mencakup potensi ganti rugi.

Bukan Kasus Pertama

Ini bukan kali pertama desain tradisional Meksiko dituding dicuri merek global. Pada 2021, pemerintah sempat mempertanyakan Zara dan Anthropologie karena meniru motif pakaian komunitas Pribumi Oaxaca.

Kerajinan tangan merupakan tulang punggung ekonomi Meksiko, dengan sekitar 500.000 orang bergantung pada sektor ini. Di negara bagian seperti Oaxaca, kontribusinya mencapai 10% dari PDB.

Nunez menekankan, selain perlindungan hukum, penting juga menciptakan peluang kolaborasi yang adil bagi seniman lokal.

Kontroversi *Oaxaca Slip-On* mengingatkan bahwa industri fashion harus lebih menghargai hak dan warisan budaya komunitas asal. Di era globalisasi, kolaborasi yang saling menguntungkan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related Posts

Temukan Aroma Khas untuk Setiap Momen Spesial

Tidak ada konten yang dapat ditemukan atau diproses dari sumber yang diberikan. Informasi yang dimaksud mungkin tidak tersedia atau formatnya tidak sesuai untuk diekstraksi. Pastikan data yang ingin dibaca sudah…

Mandiri, Berencana, dan Penuh Ambisi

Tidak ada konten yang dapat diproses atau disajikan ulang karena sumber informasi yang diberikan kosong. Untuk melanjutkan, diperlukan teks atau data awal yang jelas agar dapat diolah menjadi artikel dengan…

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

You Missed

Waspada! Efek Samping Dexamethasone yang Mematikan Jika Dikonsumsi Tanpa Resep Dokter

  • By Admin
  • December 18, 2025
  • 63 views
Waspada! Efek Samping Dexamethasone yang Mematikan Jika Dikonsumsi Tanpa Resep Dokter

Siloam Hospitals Kebon Jeruk Luncurkan Pusat Bedah Robotik Pertama di Indonesia, Inovasi Revolusioner!

  • By Admin
  • December 18, 2025
  • 57 views
Siloam Hospitals Kebon Jeruk Luncurkan Pusat Bedah Robotik Pertama di Indonesia, Inovasi Revolusioner!

Wabah Kusta Kembali Mewabah di Romania Setelah 4 Dekade, Ini Respons Pemerintah Soal Risikonya

  • By Admin
  • December 18, 2025
  • 55 views
Wabah Kusta Kembali Mewabah di Romania Setelah 4 Dekade, Ini Respons Pemerintah Soal Risikonya

2 Masalah Kesehatan Gusi yang Sering Diabaikan, Bisa Jadi Silent Killer!

  • By Admin
  • December 18, 2025
  • 60 views
2 Masalah Kesehatan Gusi yang Sering Diabaikan, Bisa Jadi Silent Killer!

Turunkan Gula Darah dengan Cepat! Dokter Ungkap Cara Ampuh Kembalikan Ke Normal

  • By Admin
  • December 17, 2025
  • 59 views
Turunkan Gula Darah dengan Cepat! Dokter Ungkap Cara Ampuh Kembalikan Ke Normal

Temukan Aroma Khas untuk Setiap Momen Spesial

  • By Admin
  • December 7, 2025
  • 51 views
Temukan Aroma Khas untuk Setiap Momen Spesial