
Pasta Gigi untuk Gas Air Mata: Mitos atau Fakta?
Saat terkena gas air mata, banyak orang mengandalkan pasta gigi sebagai solusi cepat untuk mengurangi rasa perih di mata. Kebiasaan mengoleskannya di pipi atau bawah mata sering terlihat di antara para demonstran. Namun, benarkah cara ini efektif?
Mengapa Pasta Gigi Tidak Ampuh Melawan Gas Air Mata?
Menurut dr. Santi, Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia, pasta gigi sama sekali tidak membantu mengeluarkan senyawa kimia dari gas air mata. “Penggunaan odol tidak bisa mengurangi rasa perih atau gejala lain pada mata,” jelasnya.
Gejala seperti mata berair, merah, terasa terbakar, atau pandangan kabur sebenarnya adalah respons alami tubuh untuk melindungi diri. Gas CS (chlorobenzylidenemalononitrile) dalam gas air mata memicu produksi air mata berlebih sebagai mekanisme pertahanan.
“Air mata membantu mengencerkan dan membuang partikel kimia dari mata, mencegah kerusakan lebih lanjut,” ujar dr. Santi. Oleh karena itu, pertolongan pertama yang tepat adalah membasuh mata dengan air bersih atau saline—bukan mengoleskan pasta gigi.
Risiko Iritasi Kulit Akibat Pasta Gigi
Tak hanya tidak efektif, pasta gigi justru bisa memperparah kondisi. Kandungan mentol, fluorida, dan bahan abrasif di dalamnya berisiko mengiritasi kulit wajah yang sensitif. “Bahan kimia ini dapat memicu reaksi alergi atau rasa perih tambahan,” tambah dr. Santi.
Selain itu, mengucek mata setelah terpapar gas air mata justru berbahaya. “Gesekan tangan atau partikel gas bisa menyebabkan luka pada mata,” tegasnya.
Langkah Tepat Hadapi Gas Air Mata
Berikut tindakan yang disarankan saat terpapar gas air mata:
- Segera bilas mata dengan air bersih atau saline.
- Biarkan air mata keluar alami untuk membersihkan partikel kimia.
- Hindari menggosok mata.
Untuk pencegahan, gunakan pelindung mata seperti *goggle* kedap udara atau kacamata renang yang menutup rapat. Kacamata biasa tidak cukup karena masih memungkinkan udara masuk.
Dengan memahami langkah yang benar, efek gas air mata bisa diminimalisir tanpa tergoda mitos yang justru berbahaya.