
Diler Mitsubishi dan Pusat Otomotif Tutup Sementara Akibat Aksi Massa di Jakarta
Sejumlah diler Mitsubishi di Jakarta menghentikan sementara operasionalnya pada Minggu (31/8/2025) menyusul aksi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keamanan fasilitas dan keselamatan karyawan.
Kebijakan Penutupan Berdasarkan Kondisi Lapangan
Intan Vidiasari, General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengonfirmasi bahwa sebagian besar diler memang tutup di hari Minggu. Namun, beberapa lokasi yang biasanya buka hingga pukul 15.00 WIB juga ikut menghentikan aktivitas.
“Beberapa diler sudah tutup sejak Jumat, seperti di Cempaka Putih dan Matraman. Ini sebagai langkah antisipasi keamanan,” jelas Intan kepada Kompas.com (31/8/2025).
MMKSI belum dapat memastikan berapa banyak diler yang terdampak atau berapa lama penutupan akan berlangsung. Keputusan lebih lanjut bergantung pada perkembangan situasi. Meski begitu, layanan konsultasi pembelian dan servis tetap tersedia melalui aplikasi MMID.

Dampak Meluas ke Pusat Otomotif
Tidak hanya diler, pusat otomotif juga terkena imbas. Plaza Atrium Senen di Jakarta Pusat terpaksa menghentikan operasional sejak Jumat (29/8/2025) akibat aksi massa di sekitar Mako Brimob Kwitang. Hingga Minggu (31/8/2025), mal tersebut masih sepi tanpa aktivitas pengunjung.
Plaza Atrium Senen dikenal sebagai salah satu pusat otomotif terbesar di Jakarta sejak awal 2000-an. Di lantai lima, terdapat puluhan toko yang menjual suku cadang dan aksesori mobil.
“Atrium Senen masih tutup, manajemen belum mengizinkan toko-toko untuk beroperasi,” ujar Apin, pemilik Sentosa Motor di Plaza Atrium Senen.

Harapan Pemulihan Aktivitas Bisnis
Penutupan sementara di sektor otomotif ini menunjukkan betapa aksi massa dapat memengaruhi dunia usaha. Pelaku bisnis berharap situasi cepat kembali kondusif agar layanan kepada pelanggan dapat berjalan normal.
